Subscribe:Posts Comments

You Are Here: Home » Timphiek » TV Eng Ong Meudiwana ke Negeri Naga

TV Eng Ong

KOMUNITAS penutur Aceh yang tergabung dalam TV Eng Ong,  melakukan meudiwana (lawatan) ke Aceh Selatan, selama empat hari, yakni ke Kecamatan Sawang, Tapaktuan, Bakongan dan Kluet Timur.

Acara yang diprakarsai Komunitas Tikar Pandan ini merupakan bagian dari kampanye trauma healing dan kesehatan. Dalam pertunjukannya di negeri naga tersebut, TV Eng Ong mengangkat isu-isu tentang perdamaian, kesehatan reproduksi dan kampanye anti HIV/Aids di Aceh.

Koordinator pelaksana, Asral mengatakan pertunjukan yang digelar secara maraton sejak 10 sampai 13 Desember 2009 itu berkeliling dari gampong ke gampong untuk membuat pementasan. Aidil Adhari yang berperan sebagai penutur membawakan hikayat Putroe Canden, yang ditulis oleh Akmal M Roem.

Naskah ini menceritakan tentang seorang raja yang sangat mengharapkan keliharan anak laki-laki untuk dijadikan penerus kerajaan. Namun, si raja tidak dikaruniai anak laki-laki, melainkan perempuan. Anak perempuan itu lahir dari istrinya yang ketiga. Namun, dalam kesehariannya, raja mulai tidak menyukai putrinya itu. Beberapa konflik kecil dalam rumah tangga pun terjadi hingga konflik itu berpotensi menimbulkan konflik yang lebih besar.

Begitulah sedikit petikan dari naskah pertunjukan yang disutradarai oleh Akmal M Roem. Tak hanya itu, pertunjukan ini juga akan menghadirkan Agus Nur Amal, PMTOH Aceh Modern yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat Aceh. Agus Nur Amal langsung didatangkan dari Jakarta untuk menghibur masyarakat Aceh Selatan.

TV Eng Ong merupakan pertunjukan hikayat yang dibawakan oleh sorang penutur yang berada dalam panggung yang dibikin seperti bentuk televisi. Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama Komunitas Tikar Pandan dengan UNDP, UNFPA, UNAIDS, UNIFEM, BKKBN, dan Yayasan Pulih.[]

Baca Juga >>

Leave a Reply

© 2009 BLOG HARIAN ACEH · Subscribe:PostsComments · Designed by Theme Junkie · Powered by WordPress