Sastrawan Aceh Terima Perhargaan
By admin at 14 November, 2009, 8:13 pm
SEPULUH sastrawan Aceh menerima penghargaan sastra 2009 dari Balai Bahasa Provinsi Aceh. Mereka adalah: Saiful Bahri, Musmarwan Abdullah, Arafat Nur, Sulaiman Tripa, Azhari, Herman RN, Alimuddin, Ferhat, Nuril Annisa, dan Hendra Kasmi.
Ketua panitian, Baun Thoib S Siregar mengatakan, pemberian penghargaan itu untuk memperkokoh motivasi para sastrawan sekaligus memberikan apresiasi terhadap sumbangsih mereka selama ini. Setelah meneliti berkas rekam jejak kandidat dan karya yang dihasilkannya dalam dua tahun terakhir yang diterima panitia sejak tanggal 7—30 Oktober 2009.
Pemberian penghargaan tersebut merupakan program rutin dua tahunan Balai Bahasa di samping kegiatan pembinaan dan peningkatan mutu kesastraan lain seperti Bengkel Sastra, Pelatihan Menulis Kreatif, Lomba-Lomba Kesastraan, dan Penelitian Bidang Kesastraan.[]

Trackbacks & Pingbacks
- Pingback by Penghargaan untuk Sastrawan Aceh « jalansetapak on 16 November 2009 @ 9:32 am













Selamat kepada sastrawan aceh… semoga melahirkan tulisan yang lebih berkualitas…
selamat untuk para sastrwan semoga karya2nya dpt mmbngkitkan semngat rakyat aceh untuk menulis….
special u ferhat….maju terusss pntang mundur
caiyooo bro
Ini adalah motivasi bagi para sastrawan lain utk terus berkarya. Selamat untuk rekan2 yg telah memenangkan penghargaan dari lembaga bahasa itu. Semoga namaku juga akan ada utk penghargaan berikutnya. Pasti!
special for hendra kasmi,
Selamat ndra….maju terus pantang mundur.
untuk semuanya: selamat, kalian memang sastrawan2 hebat.. I m proud of you
selamat, semoga makin kreatif
ferhat, nuril annisa, hendra kasmi, apa layak mereka terima penghargaan itu?
apa karya mereka hingga mereka layak menerima. ?
kalau harus diajaukan, kenapa tidak ada pengumuman di media.
balai bahasa bek lage apam, yang penulis di aceh ken awak FLP manteng beh…
diantara 10 orang itu, 5 orang FLP. pu na kong kalikong nyoh…
hendra kasmi ada 2 kali naik serambi dan harian aceh. Nuril Annisa, karyanya apa? Ferhat, adalah kulihat sekali di Sabili dan harian Aceh……..
mahasiswa sastra UI asal Aceh Utara, tinggal di Depok
hendra kasmi cerpennya masuk di Jurnal Cerpen Indonesia, sedang ferhat dan nuril ada buat buku kumpulan tulisan cerpen anak FLP. apa itu alasan mereka layak menerima penghargaan. tolol sekali geliat sastra di Aceh kawan…
setau saya, nama yang tiga saya sebutkan tidak ada apa apanya. ada banyak nama nama lain yang wajar sangat malah….. siapa mereka kalian cek sendirilah…. ,” setumpuk taik lah untuk balai bahasa provinsi aceh dari saya jauh di rantau……