Subscribe:Posts Comments

You Are Here: Home » Sagoe » Sastrawan Aceh Terima Perhargaan

SEPULUH sastrawan Aceh menerima penghargaan sastra 2009 dari Balai Bahasa Provinsi Aceh. Mereka adalah:  Saiful Bahri, Musmarwan Abdullah, Arafat Nur, Sulaiman Tripa, Azhari, Herman RN, Alimuddin, Ferhat, Nuril Annisa, dan Hendra Kasmi.

Ketua panitian, Baun Thoib S Siregar mengatakan, pemberian penghargaan itu untuk memperkokoh  motivasi para sastrawan sekaligus memberikan apresiasi terhadap sumbangsih mereka selama ini. Setelah meneliti berkas rekam jejak kandidat dan karya yang dihasilkannya dalam dua tahun terakhir yang diterima panitia sejak tanggal 7—30 Oktober 2009.

Pemberian penghargaan tersebut merupakan program rutin dua tahunan Balai Bahasa di samping kegiatan pembinaan dan peningkatan mutu kesastraan lain seperti Bengkel Sastra, Pelatihan Menulis Kreatif, Lomba-Lomba Kesastraan, dan Penelitian Bidang Kesastraan.[]

Baca Juga >>

11 Comments

  1. admin says:

    Selamat kepada sastrawan aceh… semoga melahirkan tulisan yang lebih berkualitas…

  2. humaira says:

    selamat untuk para sastrwan semoga karya2nya dpt mmbngkitkan semngat rakyat aceh untuk menulis….

  3. humaira says:

    special u ferhat….maju terusss pntang mundur
    caiyooo bro :)

  4. Bahagia Arbi says:

    Ini adalah motivasi bagi para sastrawan lain utk terus berkarya. Selamat untuk rekan2 yg telah memenangkan penghargaan dari lembaga bahasa itu. Semoga namaku juga akan ada utk penghargaan berikutnya. Pasti!

  5. Bustami says:

    special for hendra kasmi,
    Selamat ndra….maju terus pantang mundur.

  6. abdul razak mh pulo says:

    untuk semuanya: selamat, kalian memang sastrawan2 hebat.. I m proud of you

  7. selamat, semoga makin kreatif

  8. Usman Hassan Panton says:

    ferhat, nuril annisa, hendra kasmi, apa layak mereka terima penghargaan itu?

    apa karya mereka hingga mereka layak menerima. ?
    kalau harus diajaukan, kenapa tidak ada pengumuman di media.

    balai bahasa bek lage apam, yang penulis di aceh ken awak FLP manteng beh…
    diantara 10 orang itu, 5 orang FLP. pu na kong kalikong nyoh…

    hendra kasmi ada 2 kali naik serambi dan harian aceh. Nuril Annisa, karyanya apa? Ferhat, adalah kulihat sekali di Sabili dan harian Aceh……..

    mahasiswa sastra UI asal Aceh Utara, tinggal di Depok

  9. Usman Hassan Panton says:

    hendra kasmi cerpennya masuk di Jurnal Cerpen Indonesia, sedang ferhat dan nuril ada buat buku kumpulan tulisan cerpen anak FLP. apa itu alasan mereka layak menerima penghargaan. tolol sekali geliat sastra di Aceh kawan…

    setau saya, nama yang tiga saya sebutkan tidak ada apa apanya. ada banyak nama nama lain yang wajar sangat malah….. siapa mereka kalian cek sendirilah…. ,” setumpuk taik lah untuk balai bahasa provinsi aceh dari saya jauh di rantau……

  10. sasa aira says:

    iya. saya stuju dg usman. nama2 yg anda sebut memang saya rasa masih anak bawang sekali. bahkan 1 org mungkin bisa dibilang belum ada apa-apanya dibanding sastrawan aceh yg lain yg lebih layah menerima p’hargaan tersebut. tapi alangkah bijaksana andai kita tidak menuduh mereka dan balai bahasa seperti itu. ada baiknya kita tanya dahulu apa saja kriteria penerima p’hargaan balai bahasa tsb. mungkin saja kriterianya adalah diberikan untuk mereka penghasil yg baru muncul di bidang sastra ato baru beberapa mengahsilkan karaya. hehe,,, bisa jadi kan???

Leave a Reply

© 2009 BLOG HARIAN ACEH · Subscribe:PostsComments · Designed by Theme Junkie · Powered by WordPress