Subscribe:Posts Comments

You Are Here: Home » Tajuk Harian Aceh » Kapan Ketergantungan Listrik Aceh Berakhir?

DI antara nyala dan padamnya listrik di Aceh, timbullah tanda tanya kita, kapankah Aceh punya pembangkit listrik sendiri? Tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan ini selain pengurus PLN Aceh dan Pemerintah Aceh.

Beberapa waktu lalu, Pemerintah Aceh mengklaim bahwa Aceh segera pembangkit listrik sendiri. Kalau kabar ini benar, harapan baik mulai ada. Tapi sepertinya, apa yang diklaim itu masih jauh dari harapan. Padahal, persoalan listrik memang perkara vital untuk sebuah negeri atau wilayah.

Sampai sekarang kelihatannya pemerintah kita belum punya daya, mungkin juga belum adanya upaya yang tepat. Sampai kini, Aceh masih mengharapkan suplai listrik dari provinsi tetangga. Selain itu, tarif listrik juga masih disubsidi pemerintah.

Anehnya lagi, di Aceh masih ada penduduk yang belum menikmati kehadiran listrik. Belum meratanya pemasangan listrik di rumah penduduk di Aceh, menandakan kegagalan pemerintah dalam menyejahterakan rakyatnya. Tarif listrik yang disubsidi itu hanya dinikmati oleh orang-orang kaya, karena merekalah yang paling banyak memanfaatkan jasa listrik.

Betapa keadilan di Aceh belum bisa diterapkan. Padahal Aceh dipimpin oleh orang-orang cerdas. Pembangkit listrik yang katanya dulu ingin dibangun di Aceh, terhalang konflik. Namun kini setelah empat tahun lebih perdamaian berlangsung, kita tetap saja masih bergantung pada orang untuk urusan listrik.

Di antara nyala dan padamnya listrik di Aceh, menimbulkan peristiwa ironis lain. Para investor asing tidak mungkin datang ke wilayah yang gelap-gelap terang. Pariwisata pun terhambat bila listrik tidak merata.

Kita selaku penduduk Aceh mengharapkan pada pemerintah untuk segera membangun pembangkit listrik di Aceh, agar Aceh bisa melepaskan diri dari ketergantungannya ke Medan. Harapan ini sebenarnya harapan kecil jika diingat Aceh adalah propinsi yang dianugerahi otonomi khusus.

Harapan rakyat supaya Aceh memiliki pembangkit listrik sendiri adalah sebuah harapan yang sejatinya sudah terpenuhi puluhan tahun lalu. Namun dari semua kecanggihan, tentunya terdapat juga kehancuran karenanya.

Bila kita membangun sebuah pembangkit listrik, kita pun harus memperhatikan lingkungannya. Polusi yang diakibatkan, kehancuran tanah di sekeliling pun sebuah hal penting untuk diatasi. Kemajuan yang kita raih memang selalu harus disertai penyelamatan bumi untuk generasi manusia ke depan.

Kebodohan yang dibuat oleh orang barat seharusnya mengajarkan kita orang timur. Barat sedang menghancurkan bumi dengan teknologi yang mereka banggakan. Pembangkit listrik yang akan kita buat, semoga ramah lingkungan.[]

Baca Juga >>

2 Comments

  1. Oyah says:

    Mampirr, slm knal yaaa… please follow me, I’ll follow u + aq taro link u di Friends’ Links q … tq

Leave a Reply

© 2010 BLOG HARIAN ACEH · Subscribe:PostsComments · Designed by Theme Junkie · Powered by WordPress