Investasi Minat

By admin at 29 January, 2010, 11:44 pm

SELAMA ini Pemerintah Aceh cukup gencar menjajaki program kerja sama ekonomi dengan berbagai negara. Namun, belum ada satu pun investor yang berhasil digaet untuk berinvestasi di Aceh. Bahkan, Pemerintah Aceh hingga kini belum memiliki target berapa jumlah investor yang akan masuk Aceh dari sekian banyak yang sudah dijajaki.

Hal ini diakui Gubernur Aceh Irwandi Yusuf sebagaimana pemberitaan Harian ini, kemarin. “Para investor yang dijajaki selama ini baru sebatas investasi minat. Memang sudah ada investor yang mengajukan modalnya dan mengurus izin, tapi enggan masuk ke Aceh,” ujar gubernur.

Selama ini, salah satu alasan investor enggan masuk ke Aceh adalah masalah pungutan liar. Masalah ini paling sering terdengar, di samping masalah krusial lain seperti aturan perundang-undangan yang saling tumpang tindih, inflasi yang tidak pernah turun, lamanya pengurusan izin usaha di Aceh, pasokan listrik yang kurang memadai sampai kepada situasi dan kondisi Kamtibmas antara lain diwarnai dengan tindak kriminal di Aceh.

Persoalan listrik juga menjadi perhitungan utama para investor dalam berinvestasi di suatu daerah. Selama ini, Aceh mengalami defisit energi listrik yang sangat buruk. Kelangkaan listrik berkepanjangan telah berakibat pada kurang berseleranya para investor menanamkan uangnya di berbagai sektor usaha yang potensial di Aceh.

Kalangan investor pasti membutuhkan sarana jalan, pelabuhan dan lain-lain yang terkait dengan bertumbuhnya ekonomi Aceh. Tapi, ketersediaan listrik yang cukup merupakan keharusan yang perlu segera dicarikan jalan terbaik. Agar tidak hanya membebaskan warga dari gulita, melainkan juga menarik minat kalangan pebisnis, memutuskan untuk segera menginvestasikan modalnya di industri tertentu yang dapat menggerakkan ekonomi masyarakat Aceh.

Selama ini kita sangat mengharapkan agar para investor secara beramai-ramai menanamkan uangnya di berbagai sektor usaha di Aceh. Namun, adakah investor yang benar-benar berminat di tengah berbagai ‘kekurangan kita’ itu?

Kita berharap, sebelum membangun lobi-lobi dengan para calon investor, Pemerintah Aceh harus terlebih dahulu membenahi segala sesuatu yang menjadi kendala investasi selama ini. Jika ini tidak dilakukan, selamanya Aceh akan menjadi daerah potensial bagi investasi minat. Ya, sebatas minat, tak pernah terealisasi dalam wujud penanaman modal di suatu bidang usaha.

Boleh jadi juga, hasil kunjungan Gubernur Irwandi Yusuf selama ini ke berbagai negara—yang katanya untuk menjajaki investor—hanya mampu menghasilkan komitmen ‘investasi minat’ bagi Aceh. Masyarakat Aceh cukup dipuaskan dengan berita-berita media tentang keinginan berbagai pihak yang akan berinvestasi di Aceh. Padahal, tidak sedikit menguras uang rakyat Aceh bagi kepentingan ‘jalan-jalan’ sang gubernur itu.[]

Baca Juga >>

Banner

Categories : Tajuk Harian Aceh - 148 views


No comments yet.

Leave a comment