<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Harian Aceh</title>
	<atom:link href="http://blog.harian-aceh.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.harian-aceh.com</link>
	<description>Aceh Go Blog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Mar 2010 18:27:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.3</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Advokasi di Pundak Rakyat</title>
		<link>http://blog.harian-aceh.com/advokasi-di-pundak-rakyat.jsp</link>
		<comments>http://blog.harian-aceh.com/advokasi-di-pundak-rakyat.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 18:27:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tajuk Harian Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.harian-aceh.com/?p=1348</guid>
		<description><![CDATA[ 
KESALAHAN kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah, berimbas pada tanggungan rakyat. Kondisi kekinian di Kabupaten Aceh Utara seakan mempertegas hal itu. Miliaran anggaran yang seyogianya bisa digunakan untuk kebutuhan pembangunan ekonomi rakyat, harus terkuras untuk mengadvokasi kesalahan pimpinan daerah tersebut.
Jumlahnya pun tidak sedikit; Rp3 miliar. Bayangkan jika dana sebesar itu digunakan untuk membangun rumah bagi [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.harian-aceh.com/advokasi-di-pundak-rakyat.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rumah Adat Gayo yang Terlupakan</title>
		<link>http://blog.harian-aceh.com/rumah-adat-gayo-yang-terlupakan.jsp</link>
		<comments>http://blog.harian-aceh.com/rumah-adat-gayo-yang-terlupakan.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 17:57:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Gayo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.harian-aceh.com/?p=1345</guid>
		<description><![CDATA[UMAH Edet Pitu Ruang Peninggalan Reje Belantara di Kampung Toweren, Kecamatan Laut Tawar Aceh Tengah tidak terurus dan telah lapuk, padahal, rumah itu adalah bukti sejarah orang Gayo, tetapi tidak ada yang peduli dengan dengan peninggalan sejarah tersebut.
Rumah tua bukti sejarah orang Gayo tersebut letaknya di sebuah kampung pinggiran Danau Lut Tawar  siapa saja boleh [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.harian-aceh.com/rumah-adat-gayo-yang-terlupakan.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyehatkan Pelayanan Kesehatan</title>
		<link>http://blog.harian-aceh.com/menyehatkan-pelayanan-kesehatan.jsp</link>
		<comments>http://blog.harian-aceh.com/menyehatkan-pelayanan-kesehatan.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 17:50:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tajuk Harian Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.harian-aceh.com/?p=1342</guid>
		<description><![CDATA[PELAYANAN kesehatan yang baik hingga kini masih jauh dari harapan. Kita selalu mendengar keluhan terhadap tidak sehatnya praktek pelayanan yang diberikan tenaga kesehatan kepada masyarakat. Baik di rumah sakit, puskesmas, maupun klinik-klinik pelayanan kesehatan.
Seperti pemberitaan hari ini, pasien batuk diberikan obat terapi sakit jiwa. Adalah Hasniah, 14, siswi kelas tiga SMP Negeri 1 Kecamatan Muara [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.harian-aceh.com/menyehatkan-pelayanan-kesehatan.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga Tahun Menuju Aceh Baru</title>
		<link>http://blog.harian-aceh.com/tiga-tahun-menuju-aceh-baru.jsp</link>
		<comments>http://blog.harian-aceh.com/tiga-tahun-menuju-aceh-baru.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Feb 2010 16:46:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tajuk Harian Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Harian Aceh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.harian-aceh.com/?p=1339</guid>
		<description><![CDATA[HARI ini—tiga tahun yang lalu—kami memulai menerbitkan Harian Aceh secara reguler harian, dengan harap-harap cemas. Maklum, pengalaman di Aceh, tak sebuah pun harian lokal—yang benar benar lokal—mampu bertahan. Bisa dicatat Koran lokal sebelum kami, yang  mampu bertahan lebih dari setahun. Rata-rata hanya berhitung bulan.
Sebelumnya, untuk memuaskan hati kami sendiri, kami menghitung usia Harian Aceh sejak [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.harian-aceh.com/tiga-tahun-menuju-aceh-baru.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>APBA 2010 (Tak) Berpihak Rakyat?</title>
		<link>http://blog.harian-aceh.com/apba-2010-tak-berpihak-rakyat.jsp</link>
		<comments>http://blog.harian-aceh.com/apba-2010-tak-berpihak-rakyat.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 20:05:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tajuk Harian Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[APBA]]></category>
		<category><![CDATA[DPRA]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.harian-aceh.com/?p=1336</guid>
		<description><![CDATA[PERMASALAHAN pengesahan APBA yang sangat terlambat dibandingkan provinsi lain di Indonesia selama ini menjadi penyebab utama minimnya serapan anggaran. Akibat permasalahan ini juga, Aceh pernah terancam terkena penalti anggaran dari Pemerintah Pusat.
Selama tiga tahun terakhir, keterlambatan pengesahan APBA telah memunculkan berbagai persoalan. Mulai daya serap yang rendah hingga kualitas proyek fisik yang tidak sesuai standar. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.harian-aceh.com/apba-2010-tak-berpihak-rakyat.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Satpol PP dan WH Kembali Jadi Sorotan, Salah Siapa?</title>
		<link>http://blog.harian-aceh.com/satpol-pp-dan-wh-kembali-jadi-sorotan-salah-siapa.jsp</link>
		<comments>http://blog.harian-aceh.com/satpol-pp-dan-wh-kembali-jadi-sorotan-salah-siapa.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 20:03:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tajuk Harian Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[HIV AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[Satpol PP]]></category>
		<category><![CDATA[Waliyatul Hisbah]]></category>
		<category><![CDATA[WH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.harian-aceh.com/?p=1334</guid>
		<description><![CDATA[BELUM lama ini, seorang anggota WH di Lhokseumawe dipecat oleh atasannya. Konon, pemecatan itu karena anggota WH tersebut mencatatkan nama anggota Satpol PP—yang juga adik atasannya—sebagai tersangka khalwat. Belakangan, biar tidak dituding pilih kasih, sang atasan juga memecat anggota Satpol PP meskipun adiknya sendiri. Kasus ini terus bergulir dan sempat menghebohkan Lhokseumawe.
Kasus tersebut tentu tidak [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.harian-aceh.com/satpol-pp-dan-wh-kembali-jadi-sorotan-salah-siapa.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akankah ‘Sosok Abdullah Muda’ Kembali?</title>
		<link>http://blog.harian-aceh.com/akankah-%e2%80%98sosok-abdullah-muda%e2%80%99-kembali.jsp</link>
		<comments>http://blog.harian-aceh.com/akankah-%e2%80%98sosok-abdullah-muda%e2%80%99-kembali.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 15:52:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tajuk Harian Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Abdullah Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[APBA]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Legislatif dan Eksekutif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.harian-aceh.com/?p=1332</guid>
		<description><![CDATA[MELIHAT polah dan tingkah pejabat—baik eksekutif maupun legislatif—sekarang, kita terpaksa mengurut dada. Dalam hati hanya berharap, kapan Aceh bisa kembali memiliki pejabat publik yang bisa dijadikan tauladan, seperti sosok Abdullah Muda, mantan Kapolda dan Ketua DPRD Aceh? Akankah lahir lagi pemimpin Aceh sekelas beliau?
Para pejabat yang kini memimpin Aceh hanya terbuai menikmati kursi empuk yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.harian-aceh.com/akankah-%e2%80%98sosok-abdullah-muda%e2%80%99-kembali.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penyerap Aspirasi Rakyat atau Penyerap Dana Rakyat?</title>
		<link>http://blog.harian-aceh.com/penyerap-aspirasi-rakyat-atau-penyerap-dana-rakyat.jsp</link>
		<comments>http://blog.harian-aceh.com/penyerap-aspirasi-rakyat-atau-penyerap-dana-rakyat.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 19:24:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tajuk Harian Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[GeRAK]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Anti Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Transparansi Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[MaTA]]></category>
		<category><![CDATA[RAPBA 2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.harian-aceh.com/?p=1329</guid>
		<description><![CDATA[USULAN dana aspirasi dewan Rp10 miliar per orang atau totalnya Rp690 miliar pada RAPBA 2010 menuai kritikan dari berbagai pihak. Pantaskah dana aspirasi sebesar itu mereka terima, sementara penggunaannya dari tahun ke tahun tidak pernah diumumkan secara transparan?
&#8220;Seharusnya DPRA membuktikan dulu apakah layak menerima dana aspirasi sebesar yang diajukan itu. Artinya, tunjuk dulu kinerjanya. Jangan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.harian-aceh.com/penyerap-aspirasi-rakyat-atau-penyerap-dana-rakyat.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nèkmat Po Ubé Paleut, Dibloë Han Èk, Dilakei Han Tijeut</title>
		<link>http://blog.harian-aceh.com/nekmat-po-ube-paleut-dibloe-han-ek-dilakei-han-tijeut.jsp</link>
		<comments>http://blog.harian-aceh.com/nekmat-po-ube-paleut-dibloe-han-ek-dilakei-han-tijeut.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 11:53:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nyak Kaoey]]></category>
		<category><![CDATA[Nyak Keoey]]></category>
		<category><![CDATA[WH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.harian-aceh.com/?p=1326</guid>
		<description><![CDATA[DALAM dua minggu ini mata Nyak Keoey terbelalak membaca berita di koran. Tiada hari tanpa berita mesuem. Setelah heboh kasus WH perkosa tahanan di Langsa, di Aceh Utara kemudian mencuat lagi kasus vidio pelajar  mesuem.
Itulah akibatnya ketika nafsu gagal dijaga, bôh manôk nyan mirah, sie nyang meugapah, inoeng nyang ceudah beurangkasoë pih hawa. Tapi ada [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.harian-aceh.com/nekmat-po-ube-paleut-dibloe-han-ek-dilakei-han-tijeut.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Isabel Lengiesasa</title>
		<link>http://blog.harian-aceh.com/isabel-lengiesasa.jsp</link>
		<comments>http://blog.harian-aceh.com/isabel-lengiesasa.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 11:46:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.harian-aceh.com/?p=1321</guid>
		<description><![CDATA[ 
ISABEL tertangkap basah sedang bersunyi-sunyi di sebuah rumah sunyi di kampung sunyi. Para warga melaporkannya ke kantor penegak hukum agamais yang berada tak jauh dari kampung tersebut. Sebuah komplotan dengan seragam resmi yang menandakan mereka orang-orang yang siap mendirikan hukum agama di negeri itu-negeri yang memang masyhur dengan ketaatan beragama- turun dari mobil dinas [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.harian-aceh.com/isabel-lengiesasa.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
