Perempuan Aceh

April 22nd, 2008 admin Posted in Aceh, Nanggroe, Nasionalisme, Pendidikan, Uncategorized 1 Comment » 40 views

Tiap 21 April, di seluruh Indonesia, diakui sebagai tonggak awal kebebasan bagi kaum perempuan. Penduduk negeri ini yakin, Raden Ajeng Kartini yang lahir pada tanggal itu, merupakan sosok luar biasa. Karena dia terpelajar dan bersuratan dengan sahabatnya di luar negeri. Korespondensi yang dilakukan Kartini, tak lazim dan tergolong berani di lingkungannya pada waktu itu.

Di Aceh pun apresiasi terhadap hak-hak kaum perempuan kerap pula disuarakan para pegiat organisasi masyarakat sipil. Padahal, perempuan-perempuan Aceh telah menunjukkan kesetaraan mereka dengan kaum lelaki, sejak berabad-abad lalu. Read the rest of this entry »

AddThis Social Bookmark Button

Penyelidikan Atu lintang

Maret 12th, 2008 admin Posted in Uncategorized 1 Comment » 18 views

 

Oleh Tauris Mustafa

AddThis Social Bookmark Button

Mengalah Demi Cinta

Februari 27th, 2008 admin Posted in Uncategorized 2 Comments » 33 views

PARTAI GAM akhirnya mengalah dan bersedia mengganti lambang dan akronim.  Jika sebelumnya, Partai GAM tanpa akronim dan menggunakan lambang bendera Gerakan Aceh Merdeka, maka, sejak kemarin, Selasa (25/2) Partai GAM resmi menjadi Partai Gerakan Aceh Mandiri. Untuk lambang, mereka cukup menggunakan tulisan GAM dengan warna dasar merah, sementara di sudut lambang tersebut bertuliskan Partai Gerakan Aceh Mandiri. Read the rest of this entry »

AddThis Social Bookmark Button

Happy Ending Drama Penculikan

Februari 25th, 2008 admin Posted in Uncategorized No Comments » 46 views

Seorang toke sawit diculik dan penculiknya meminta tebusan Rp5 miliar. Terjadi tawar menawar antara penculik dan keluarga korban sampai kemudian disepakati uang tebusan senilai Rp200 juta. Ini adalah kejadian sesungguhnya di sini, Aceh. Heriyanto, 30, warga Desa Alue Awe, Kecamatan Geurudong Pase, Kabupaten Aceh Utara itu diculik sejumlah orang bersenjata sejak Jumat, pekan lalu. Read the rest of this entry »

AddThis Social Bookmark Button

Kemerdekaan Kosovo

Februari 19th, 2008 admin Posted in Uncategorized 1 Comment » 37 views

Ahad (17/02), Kosovo menyatakan dirinya merdeka, berpisah dengan Serbia. Provinsi Serbia yang dihuni mayoritas etnis Albania tersebut resmi berdiri sebagai negara berdaulat. Perpisahan ini diharapkan mengakhiri kisah penderitaan panjang warga etnis Albania di salah satu negara bekas Yugoslavia tersebut.

Warga Kosovo yang sebagian besar muslim, 96 persen bersuka cita. Muslim Kosovo meminta dunia Islam segera menyatakan pengakuan atas kemerdekaan negara mereka secara resmi. Mereka juga meminta agar dunia Islam turut membantu pengembangan negara mereka agar lebih baik di masa mendatang.

Perdana Menteri Serbia, Vojislav Kostunica, menuding Kosovo sebagai ’negara palsu’. Presiden Serbia, Boris Tadic, menyatakan bahwa negaranya tidak akan pernah mengakui kedaulatan Kosovo.

Shabri Bagouri, Ketua Imam Islam di Kosovo menyerukan agar dunia Islam mengakui segera negara Kosovo. “Kosovo kini sangat memerlukan dukungan politik dari negara Islam untuk mengokohkan eksistensinya. Juga, dukungan ekonomi sehingga Kosovo bisa bangkit menjadi negara maju.”

Indonesia yang dihuni mayoritas muslim sampai detik ini belum mengeluarkan statemen dukungan. Bahkan, ada indikasi pemerintah kita ‘menyesalkan’ peristiwa tersebut yang dianggap sebagai ‘kegagagal’ di meja perundingan.

Memang, masalah Kosovo adalah masalah tarik-menarik kepentingan Eropa dan AS di satu sisi, dan Rusia di sisi lain. Serbia menduduki lokasi vital dan strategis di wilayah Balkan serta mempunyai hubungan yang erat secara tradisi, budaya, dan agama dengan Kristen Ortodox Rusia. Saat ini, khususnya setelah pecahnya Yugoslavia, Serbia menikmati hak istimewa dan mendapatkan ibukota Belgrade, bekas Ibukota Yogoslavia.

Serbia juga menjadi lebih dekat dengan Rusia dan bertindak mewakili Rusia di baris terdepan di wilayah Balkan. Atas pengaruh Rusialah, Serbia keluar dari Uni Eropa dan menentang kebijakan-kebijakan AS di Balkan, yang juga bertujuan untuk mendapatkan pengaruh di Balkan (Eropa Timur) agar bisa memukul AS di sarangnya.

Itulah sebabnya AS berencana memisahkan Montenegro yang masih menyatu dengan Serbia. Untuk mencapai maksud tersebut, AS memberikan bantuan kepada gerakan sparatis di Montenegro. Sebagian kalangan berpendapat, AS terlibat dalam upaya pemisahan Kosovo dari Serbia, bukan untuk kepentingan muslim di sana, tetapi untuk memperlemah SerbiaSerbia, yang didukung Rusia. dan berusaha memutuskan ikatan terakhir yang dimiliki Rusia di Balkan. Dalam hal ini, AS berharap bisa menjalankan agendanya di wilayah tersebut tanpa mendapatkan perlawanan dari

Lepas dari pada itu, Kosovo adalah simbul ketertindasan sebuah provinsi di sebuah negara. Ribuan orang meninggal saat konflik terjadi. Kemerdekaan Kosovo adalah keputusan akhir, inspirasi dari sebuah proposal yang diajukan pengamat internasional, mantan Presiden Finlandia, Martti Ahtisaari. Tokoh sama yang memfasilitasi perundingan Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Helsinki yang berhasil melahirkan Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki; sebuah kesepakatan yang menjadi dasar perdamaian di bumi Aceh ini.

Kosovo adalah wilayah paling miskin di kawasan Eropa Selatan. Namun memiliki potensi kekayaan alam yang cukup besar. Batu-bara, tambang besi, susu dan anggur dapat menjamin keberlangusngan pertumbuhan ekonomi negeri itu. Semua itu dapat terjadi dengan satu syarat, Kosovo memiliki status politik yang jelas. Kosovo memerlukan kemerdekaan untuk memperbaiki nasibnya. Kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa. Oleh sebab itu, sudah sepatutnya bila Indonesia mengeluarkan dukungan secara simpatik.[]

AddThis Social Bookmark Button