Subscribe:Posts Comments

You Are Here: Home » Tamadun

Di Atas Puing

Di Atas Puing

SEPOTONG ingatan itu mesti diingat. Meski untuk mengingatnya butuh luka, perlu ketegaran dan berlinang air mata. Sepotong ingatan itu sendu, manis dalam miris. Sepotong ingatan itu ketegaran yang meleleh, kesaksian yang pilu. Sepotong ingatan itu racun...
Gadis Afrika Melawan Perbudakan

Gadis Afrika Melawan Perbudakan

KEMATIAN kedua orang tuanya akibat wabah yang disebut felenza, telah membuat Ogbanje Ojebeta (tujuh tahun) kehilangan hak atas dirinya. Hanya untuk mendapatkan uang untuk membiayai pesta akil balig yang dianggap sebagai tradisi penting bagi masyarakat...
Gerimis Nirmala

Gerimis Nirmala

“Mengapa Ayah tak mau mengakui kalau aku ini anakmu, yang kau cipta saat purnama sempurna dan gerimis yang membawa kesejukan? Ayah malu mengakuinya ya? Apa karena mukaku yang celaka ini, Ayah malu mengakui bahwa aku ini anakmu? Jawab! Jawaaab!” Tak...
Gender dalam Budaya dan Peradaban Aceh

Gender dalam Budaya dan Peradaban Aceh

PEREMPUAN dalam budaya dan  peradaban Aceh sangat dihargai, sampai-sampai isteri disebut pemilik rumah (po reumoh), yang kemudian kata tersebut berubah sedikit menjadi purumoh. Telah  banyak contoh yang ditawarkan sejarah bagi yang bersedia percaya...
Perempuan  Berjangkat Utem

Perempuan Berjangkat Utem

IA terbaring lemah. Tubuhnya kian renta dan tak berdaya. Matanya sayu lurus menatap dinding tembok bercat putih. Rabun dan kosong. Sesekali ia meminta untuk didudukkan di atas tempat tidur dengan bertopang pangkuan, mendesah pelan seperti melepaskan beban...
Namaku  Anu

Namaku Anu

Apa perlu menyebut nama? Jadi itu namamu ! Kalau begitu sekarang giliranku Namaku Anu…! Tetapi  sebelumnya tak perlu tahu dulu siapa namaku, karena nama cuma anak panah bagi busur panjang yang sombong. Pengantar silsilah yang kabur, dan kata perkenalan...
Membudayakan Sastra di Aceh

Membudayakan Sastra di Aceh

LOMBA menulis sastra seperti lomba menulis puisi, cerpen, naskah drama, naskah sandiwara atau lomba menulis novel penting dilaksanakan untuk membangkitkan gairah peminat sastra dan memajukan peradaban. Sebuah kawasan atau negara maju selalu diiringi kemajuan...
In Memoriam A A Manggeng, Perginya Sipengembara

In Memoriam A A Manggeng, Perginya Sipengembara

Yang berangkat siang itu Adalah Adam dari kayangan Selebihnya hawa Sesuatu yang bernama di punggung bukit. (Butong, Jum’at 22 Juli 1999) Sajak Pembantaian milik AA Manggeng mengigatkan saya kembali kepada tragedi pembantaian Tgk Bantaqiah di Beutong...
Tersianya Empat Purnama

Tersianya Empat Purnama

Malam semakin larut dengan kesunyiannya. Para pemimpi telah terbuai dalam pejam. Tapi Tristia, masih sibuk dengan ponselnya. Ia tersenyum lalu menekan keypad, mengetik huruf per huruf dan menekan tombol wall to wall. “Ketika kutatap sakura bermekaran,...
© 2010 BLOG HARIAN ACEH · Subscribe:PostsComments · Designed by Theme Junkie · Powered by WordPress