You Are Here: Home » Artikel
Aceh butuh kritikus sastra untuk merawat mutu karya dan arahnya. Namun banyak yang belum siap mengupasnya.
Kehadiran orang-orang yang memahami dunia kesusastraan di Aceh patut disyukuri dan diharapkan ada beberapa di antara mereka yang mengambil posisi...
UMAH Edet Pitu Ruang Peninggalan Reje Belantara di Kampung Toweren, Kecamatan Laut Tawar Aceh Tengah tidak terurus dan telah lapuk, padahal, rumah itu adalah bukti sejarah orang Gayo, tetapi tidak ada yang peduli dengan dengan peninggalan sejarah tersebut.
Rumah...
RUKON merupakan budaya Islami yang sudah mengakar dalam masyarakat Aceh. Dalam acara meurukon biasanya diperdebatkan dua atau tiga kafilah (kelompok). Satu kafilah biasanya berjumlah enam sampai sepuluh orang. Mereka dipimpin oleh seorang syeh.
Materi...
Seumeuleung, tradisi yang melekat dalam masyarakat Aceh. Revitalisasi budaya memungkinkan tradisi ini berdampak pada tumbuhnya industri budaya.
Aceh sebagai bangsa yang besar dimasa lalu adalah sebuah potensi wisata budaya yang perlu perhatian serius...
Oleh Thayeb Loh Angen
Novel Teuntra Atom telah beredar di Aceh, Medan dan Jakarta, segera dilaunchingkan pada 14 Februari 2010 di International Boarding School Fajar Hidayah, Blang Bintang Aceh Besar. Acara launching dan bedah novel tersebut bertajuk...
Oleh Iskandar Norman
ADAT Aceh mengatur tata cara perceraian ketika pasangan suami istri sudah tak lagi sepakat mempertahankan keutuhan rumah tangga. Mulai dari poligami, talak, rujuk, serta rujuk kembali setelah talak tiga melalui apa yang disebut...
Oleh LK Ara
Dia seorang petani lahir di Kampung Kutelintang yang sunyi, namanya Muhammad Basir. Kelak nama itu ditambah dengan Lakkiki, menjadi Muhammad Basir Lakkiki. Muhammad Basir memang mempopulerkan nama Lakkiki sebagai sebuah Klob (grup ) Didong...
DI masa lalu, sastra hikayat Aceh pernah maju pesat dalam kehidupan masyarakat Tanah Rencong. Sebagai contoh, barangkali kita masih ingat betapa hebatnya “magnit” Hikayat Prang Sabi yang dikarang ulama terkenal Tgk Chik Pante Kulu. Hikayat tersebut...
FESTIVAL Sastra Galle (Galle Literary Festival) dilaksanakan pertama kali pada tahun 2006 oleh seorang berketurunan Inggris, untuk mengengkat penulis di Galle dan membangun pendidikan di seluruh Sri Lanka, juga untuk mempromosikan wisata di Galle.
Festival...