Akankah ‘Sinetron Skandal Hukum’ Berakhir Happy Ending?

By admin at 13 November, 2009, 1:50 am

Kejutan demi kejutan terus dipertontonkan para penegak hukum negeri ini—oleh orang-orang yang merasa berkuasa. Maka, siap-siaplah kita, semakin terkejut. Layaknya sebuah sinetron, sang sutradara drama juga semakin kreatif menciptakan kejutan-kejutan baru agar bisa mempertahankan jam tayangnya sepanjang mungkin dengan ratting tertinggi.

Sementara kita, rakyat negeri ini yang kebanyakan paling suka menonton tayangan misteri, sinetron percintaan hingga infotaiment, tentunya kini semakin terhibur dengan tontonan baru yang melibatkan para penguasa negeri. Apalagi dipertontonkan 24 jam secara terus menerus oleh hampir semua stasiun televisi di negeri ini.

Selain dalam kasus Bibit-Candra, kejutan-kejutan baru juga ditampilkan dalam kasus pembunuhan terhadap Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen yang melibatkan mantan Ketua KPK Antasari Azhar, di samping kasus Century yang hingga sekarang masih menyimpan misteri.

Namun, di balik semua itu, kita tidak tahu apa yang berlaku setelah rapat ini-itu, di departemen hingga gedung dewan. Bisa jadi masih ada sesuatu di baliknya, menunggu kata kunci di mana keberuntungan bisa diperoleh. Entah oleh sang pejabat, kerabat atau rekanan bahkan juga dari makelar kasus. Jadi seolah merekalah pemilik negeri ini, pemilik seluruh garis kerja dan mata rantai dalam mengelola negeri ini. Rakyat hanya akan kecipratan bila diperlukan.

Anehnya, selama ini sebagian rakyat tetap saja tutup mata, entah karena tidak tahu atau karena apatismenya, sementara sebagian lagi ikut menikmati “butir butir padi” yang disebar atau dibiarkan tersebar agar mereka kelihatan royal dan baik hati.

Kita tidak akan pernah tahu ada episode yang lebih seram, di gedung-gedung dewan, gedung pemerintahan, yang penuh misteri. Ini akan tersimpan, hingga kiamat. Dan sesekali, untuk memuaskan penonton—seperti yang diperlihatkan dalam beberapa hari ini—ditayangkan bagi rakyat negeri ini yang haus hiburan, yang menganggap pengelolaan negeri ini hanya sebuah permainan, tanpa ingin mengubah nasib. Sementara rakyat yang suka tontonan dan misteri, hingga kini sepertinya masih canggung dan tidak percaya diri untuk terlibat langsung.

Akhirnya, para pengelola sinetronlah yang dengan amat percaya diri merasa dia punya negeri ini. Mereka sudah tahu rakyat gampang dipuaskan hanya oleh sinetron-sinetron muarahan. Wakil dari segala wakil rakyat, yang berhak memilih dan melakukan apa saja. Begitu banyak lagi misteri, yang sebagian besar (mungkin) hanya bisa kita tonton di akhirat kelak. Boleh jadi, kemungkinan ini juga berlaku bagi kasus Century yang masih menyimpan 1001 misteri.

Kita yang masih punya nurani hanya bisa berharap agar sinetron penuh skandal itu bisa berakhir happy ending, yakni kemenangan bagi rasa keadilan, kebenaran, dan sesuai hati nurani. Karena, sudah tentu negeri ini akan hancur bila pemeran antagonis yang keluar sebagai pemenang akhir![]

Baca Juga >>

Banner

Categories : Tajuk Harian Aceh - 169 views


No comments yet.

Leave a comment