Archive for April, 2009
Si Binatang Jalang, Ikon Nasionalisme Sastra
By admin at 20 April, 2009, 1:07 am
Oleh Herman RN – Sebagai sebuah dedikasi kesastraan, tulisan ini sengaja saya sarikan dari beberapa literatur tentang Chairil Anwar, seorang penyair nasional yang diakui kehebatannya hingga belahan dunia,. Di Indonesia sendiri, kematiannya ditabalkan menjadi ikon sastra nasional sehingga bulan kematiannya diperingati sebagai “Bulan Sastra Nasional”.
Kendati kepergian “Si Binatang Jalang” ini menjadi ikon bulan sastra, tidak [...]
Gumpalan Kasih di Pinggir Hutan
By admin at 20 April, 2009, 12:39 am
Cerpen Azrul Rizki
Kutelusuri tiap jalan kecil di lorong Gua Kaji. Hanya rumput-rumput beku yang menemani kesendirianku. Aku tinggal jauh di pedalaman desa yang tak terjangkau kemajuan kota. Pendidikan di desaku tidak memadai, aku harus berjalan puluhan kilometer dan menyeberangi satu sungai kecil yang tak terlalu dalam untuk sampai ke sekolahku.
Kolang-Kaling
By admin at 18 April, 2009, 6:50 pm
dongeng
Suatu hari seekor ayam sedang mengais-ngais tanah untuk mendapatkan makanan, mungkin saja ia bisa mendapatkan seekor cacing tanpa menunggu majikannya memberikannya makan. Melihat ayamnya kelaparan, sang majikan segera mengambil beberapa biji beras kemudian memberikannya pada si ayam.
Sisa Cinta yang Lupa Dijadikan Asinan
By admin at 18 April, 2009, 6:48 pm
Puisi Reza Mustafa
ketika itu kau berdiri
di sebuah sudut kerucut ujung benua
di hati kau tambatkan seutas tali penjerat
kau katakan pada angin
:suatu kali aku mati
SYAIR PERAHU
By admin at 11 April, 2009, 10:45 pm
Hamzah Fansuri
(sambungan minggu lalu)
Laut Kulzum terlalu dalam,
ombaknya muhit pada sekalian alam
banyaklah di sana rusak dan karam,
perbaiki na’am, siang dan malam.
LELAKI SENJA
By admin at 11 April, 2009, 10:34 pm
Cerpen: Mahdi Idris
ORANG-ORANG menyebutnya lelaki senja. Tak ada yang tahu dari mana asalnya, tentang siapa dirinya. Orang-orang membatin dalam hati, tapi sungkan bertanya pada lelaki itu. Padahal wajahnya tak seseram yang dibayangkan oleh kebanyakan orang, biasa-biasa saja, berpakaian rapi, baju putih, peci hitam, sarung merah petak-petak bercampur kecoklatan. Ia seperti sosok sang sufi, membungkuk ketika [...]
Puisi Peratap dari Timur
By admin at 11 April, 2009, 10:26 pm
Lelaki yang Kalah
Layar hancur dicabik angin di antara gerakan tanda baca
Lautan meninggalkanku dalam kelelahan yang patah
Perahuku tamat, akulah lelak yang kalah
Ubud, 19 Oktober 2008
Catatan Kecil Tentang Pak Husein Calon Bupati
By admin at 11 April, 2009, 10:12 pm
(Analisis Cerpen Karya Ferhat)
Oleh Edi Miswar Mustafa
Dalam teori pengkajian sastra ada yang disebut dengan pendekatan mimesis. Maksudnya adalah karya sastra sebagai pencerminan alam. Dunia rekaan yang lahir di hadapan kita terkadang dinyatakan sebagai hasil dari peng-alam-an pengarangnya.
Dwi Widya sari, Sukses Karena suka Baca
By admin at 7 April, 2009, 1:50 am
Senyum manis langsung keluar dari raut muka gadis yang bernama lengkap Dwi Widya Sari. Dibaluti baju berwarna pink, dengan bersandar di kursi berwarna biru, gadis manis berkulit putih ini menceritakan semua pengalaman hidup yang pernah dialaminya saat dijumpai di Villanya, di kawasan Seulimum, Aceh Besar.
Usianya boleh saja belia, 16 tahun. Namun, siapa sangka gadis kelahiran [...]












